Kamis, 03 Mei 2018

Inilah Hotel Murah di Tokyo dengan Tarif Mulai 500 Ribu ke Atas

ilustrasi foto:misteraladin.com

Apakah Jepang menjadi salah satu daftar tempat yang ingin Anda kunjungi? Jika ya, maka segera wujudkan rencana Anda. Liburan ke Jepang memang perlu merogoh kocek agak dalam, namun bukan berarti Anda tidak bisa mewujudkannya. Salah satu cara untuk menghemat biaya liburan di Jepang adalah dengan mencari hotel murah di Tokyo. Beberapa pilihan hotel di Tokyo ini dapat Anda jadikan sebagai tempat menginap selama berlibur ke Jepang. Harganya cukup terjangkau, mulai di atas 500 ribu Rupiah.

·         Grid Tokyo Nihombashi East Hotel & Hostel
Hotel murah di Tokyo ini dapat Anda gunakan sebagai tempat menginap selama Anda berlibur di Jepang. Hotel ini cukup strategis karena letaknya berdekatan dengan beberapa stasiun seperti Stasiun Bakuro Yokoyama dan Stasiun JR Bakurocho yang dapat ditempuh selama 5 menit dengan jalan kaki saja. Landmark Jepang terkenal yang dapat dicapai dari hotel ini menggunakan kereta yaitu distrik perbelanjaan Ginza hingga Tokyo Skytree. Fasilitas yang disediakan berupa free Wi-Fi, kamar dengan AC, perlengkapan mandi gratis hingga pengering rambut. 
·         Hotel Graphy Nezu
Hotel ini letaknya strategis dan cocok digunakan oleh para traveler yang ingin mejelajahi Toyo. Fasilitas yang tersedia di dalam kamar yaitu AC, perlengkapan mandi dan pengering rambut, lemari es, Wi-Fi, TV layar datar, hingga meja. Cukup nyaman bukan sebagai tempat menginap? Fasilitas tambahan yang tersedia di hotel lainnya yaitu restoran, ruangan yoga, bar, coffee shop, hingga dapur untuk bersama. Beberapa landmark terdekat dari hotel yaitu Museum Nasional Tokyo, Taman Ueno, hingga Tokyo University.
·         Hotel New Tochogiya
Hotel bintang satu ini dapat digolongkan sebagai hotel murah di Tokyo. Hotel ini menawarkan beberapa jenis kamar seperti tipe kapsul hingga kamar tipe tradisional Jepang. Hotel ini dekat dengan Stasiun Asakusa karena dapat ditempuh selama 6 menit berjalan kakai. Selain itu, hotel ini juga dekat dengan Taman Hiburan Hanayashiki yang dapat ditempuh selama 3 menit berjalan kaki. Beberapa fasilitas di dalam hotel yang dapat dinikmati seperti Wi-Fi gratis, layanan binatu, pemandian air panas dan sauna, hingga mesin penjual minuman secara otomatis. Kamar mandi disediakan sebagai fasilitas bersama disertai dengan perlengkapan mandi. 
·         Sakura Hostel Asakusa
Hotel murah di Tokyo ini berjarak sekitar 5 menit saja dari Stasiun Asakusa dengan berjalan kaki. Hotel ini juga dekat dengan Kuil Sensoji sebagai ikon terkenal di Jepang. Terdapat tipe kamar pribadi maupun kamar jenis asrama yang disediakan. Setiap kamar dilengkapi fasilitas AC, Wi-Fi gratis, brankas, hingga kamar mandi untuk bersama. Anda dapat menggunakan kereta dari stasiun terdekat menuju beberapa tempat wisata terkenal di Tokyo.
·         Train Hostel
Mumpung di Jepang, Anda menjajal hotel unik dan murah ini yaitu Train Hostel. Sesuai namanya, hotel ini memang berupa kereta api tidur yang sudah lama tidak digunakan dan kemudian dijadikan sebagai hotel. Seluruh area hotel juga dapat digunakan untuk akses Wi-Fi gratis.

Hotel tersebut dapat menjadi pilihan Anda para backpackers yang ingin mengunjungi Jepang. Lalu bagaimana cara yang mudah untuk memesan hotel sebelum keberangkatan? Anda dapat booking hotel dengan mudah melalui Mister Aladin. Mister Aladin juga menyediakan harga apa adanya sesuai dengan hotel tanpa tambahan biaya lainnya. Pilih hotel murah di Tokyo melalui Mister Aladin dan wujudkan mimpi Anda ke Jepang. 

Jumat, 23 Februari 2018

6 Keuntungan saat Ada yang Jual Rumah di Medan dengan KPR Subsidi


foto hanya ilustrasi



Pihak yang jual rumah di Medan dengan KPR subsidi memang tidak banyak. Selagi ada kesempatan, maka langsung ambil, sebelum keduluan orang lain. Sejak awal, KPR subsidi memang dikhususkan untuk kalangan menengah ke bawah. Tujuannya agar setiap warga Indonesia tidak ada lagi yang beratapkan langit dunia. Memang apa saja keuntungannya?

1. Harganya yang Lebih Murah
Tentu saja soal harga ini selalu menjadi perhatian pertama untuk para pembelinya. Dengan harga yang murah, meskipun penghasilan minim, tetap masih bisa mengangsur dengan rutin. Tapi harap tidak boleh terlambat mengangsur ketika sudah menandatangani perjanjian. Apalagi kalau Anda membeli rumah lewat tangan bank. Bisa-bisa nanti dicabut.

Untuk menepis kekhawatiran itu, maka subsidi yang ada bukan dalam bentuk tunai, melainkan pada besaran suku bunga. Dengan suku bunga yang kecil, maka cicilan tentu jauh terasa lebih ringan daripada.yang tidak memiliki sistem KPR. Lebih-lebih suku bunganya bertipe flat alias tidak akan berubah, meskipun suku bunga di BI naik ataupun turun.

2. Mendapatkan Rumah yang Serba Minimalis
Kota Medan saat ini menjadi kota yang begitu ramai. Bahkan tingkat kepadatan penduduknya setara dengan Surabaya ataupun Bandung. Inilah yang membuat lahan di Medan kian sempit. Soalnya banyak yang sudah digunakan. Dengan adanya rumah minimalis, maka kesan sempit itu akan sirna. Untuk rumah subsidi, tentu saja tidak begitu luas.

Tipe tertinggi untuk rumah subsidi adalah 36. Berbeda dengan tipe rumah non-subsidi yang tipe minimalnya justru 36. Apa maksud dengan tipe rumah 36? Secara umum, tipe ini berkaitan dengan luas tanahnya. Kalau tipe 36, maka luasnya sekitar 36 meter persegi. Kalau tipe 45, maka luasnya 45 meter persegi. Begitu. Bukankah lebih sederhana?

3. Lokasinya sangat Tenang
Lokasi menjadi hal yang selalu menjadi pertimbangan orang dalam memutuskan membeli atau menjual properti. Ketenangan ini disebabkan oleh lokasinya yang berada di pinggiran kota ataupun daerah yang masih berkembang. Tidak masalah, bukan? Justru dengan menempati daerah tersebut, ada potensi yang bagus untuk meningkatkan bisnis. Soalnya daerah berkembang bukan berarti tidak bisa berkembang, justru tengah mengalami perkembangan.

Oleh karena itu, pihak yang jual rumah di Medan dengan KPR Subsidi ini memberi harga khusus di bawah standar. Rata-rata, daerah di pinggiran kota itu jauh dari potensi terkena banjir dan semacamnya. Suasananya juga tidak terlalu lengang. Soalnya di kemudian hari pasti berdatangan pula penghuni baru atau tetangga baru untuk Anda.

4. Spesifikasi Rumah Mengikuti Kehendak Pemerintah
Untungnya, pemerintah saat ini memiliki background sebagai penata lingkungan yang bagus. Jadi, rata-rata spesifikasi rumah bersubsidi tidak kalah dengan rumah non-subsidi. Hanya saja, dari segi kemewahan, jelas rumah bersubsidi kalah mentereng. Asalkan layak huni dan dalam kondisi bagus, tentu tidak akan pernah jadi masalah.

Perbedaannya mungkin hanya pada sisi estetika saja. Sedangkan untuk sisi kukuhnya bangunan tetap setara. Setiap era pemerintahan memang memiliki kebijakan yang berbeda-beda dan menyesuaikan dengan visi dan misi masing-masing. Bahkan bisa jadi keberadaan rumah subsidi itu bisa ditiadakan. Tergantung situasi dan kondisi yang menyelimuti Tanah Air.

5. Pengembang Memiliki Kredibilitas yang Tinggi
Amat tidak mungkin kalau pemerintah sampai menggandeng pengembang yang belum jelas sepak-terjangnya. Semuanya pasti sudah berstatus resmi dan punya izin yang baik. Rata-rata developer atau pengembang yang bekerja sama dengan pemerintah itu sudah menyelesaikan banyak proyek, meski tergolong proyek yang masih kecil sekalipun.

Pengembang tersebut juga sudah memiliki nama resmi yang mudah dikenali. Kronologinya, developer yang jual rumah di Medan itu lebih dulu bikin dalam jumlah tertentu. Kemudian bank mengambil alih dengan membayar cash. Baru diberikan kepada masyarakat yang mau beli dengan sistem cicilan yang bunganya diberi subsidi dari pemerintah.

6. Rumah Pasti Sudah Siap Huni
Tujuan awal pemerintah memberi subsidi itu tentu agar masyarakat Medan bisa langsung menghuni. Jadi Anda tidak perlu takut dengan potensi adanya developer yang tidak bertanggung jawab dan sebagainya. Begitu Anda teken perjanjian, langsung pindahkan barang-barang Anda dan mulai hidup dengan tenang.

Inilah yang membuat rumah subsidi jadi sangat menarik. Rata-rata memang jumlah kamarnya terbatas. Biasanya cuma 1 atau maksimal 2. Tapi Anda bisa merenovasi sendiri ke depannya nanti. Misalnya dengan membuat pembatas baru untuk dijadikan kamar tambahan ketika jumlah anggota dalam keluarga Anda bertambah atau ketika anak Anda sudah tumbuh dewasa.

Rata-rata, rumah yang dijual dengan KPR subsidi itu tidak jauh-jauh dari 100-200 juta Rupiah. Tentu saja cicilan harga jual rumah di Medan ini bervariasi. Tergantung bank atau agen mana yang Anda pilih dan kemudian memiliki kepentingan dengan Anda. Ada yang maksimal 15 tahun, 20 tahun atau bahkan ada yang sampai 30 tahun.